Rabu, 20 Februari 2013

PELUKIS MIMPI


Puisi mewakili suara pendidik untuk putra putri bangsa di pedalaman Malaysia berjudul "Pelukis Mimpi" karya Prast Respati Zenar, dibacakan peciptanya sendiri di depan Dubes & Konsul RI-Malaysia

PELUKIS MIMPI

Mereka adalah perekam jejak
Dari jauhnya sang persada
Berharap akan sekerat asa
Demi sebuah masa depan yang masih remang
Dalam ruang dan masa yang terperangkap
Dari kisah dan jejak singgasana tak bernama

Wahai engkau di sana
lihatlah mereka putra putri bangsa
Dengan wajah-wajah penuh harapan
Terketuklah nurani bijaksana
Dari setetes embun pengobat luka
Agar luka tak semakin menganga

#(song) takkan kubiarkan...
engkau dalam sepi...
kejarlah mimpi-mimpi...
kan kutemani engkau kini...

Adalah tunas-tunas yang telah bersemi
Yang tak perduli membaranya langit
Mereka...akankah layu dalam peri
Sebelum melihat bumi pertiwi
Karena mereka punya mimpi
Di bawah langit negeri ini

#(song)

Di bawah langit bumi pertiwi
Takkan kubiarkan engkau sendiri
Wahai pelukis mimpi
Bangunlah engkau dari luka terperi
Janganlah menangis dalam sepi
Dan kejarlah mimpi-mimpi

#(song)

Wahai pelukis mimpi
Engkau takkan layu dalam semi


#pak @heri, maaf ya baru bisa menyapa. Kabar anak2 baik saja. Lihat foto2 mereka di album ya..mereka kangen dg bapak

Selasa, 29 Januari 2013

Kumcer : Dalam Dekapan Embun Ilalang



Judul : Dalam Dekapan Embun Ilalang
Penulis : Prast Respati Zenar
Tebal : ix + 178 hlm
Harga : Rp. 40.700,-
ISBN : 978-602-225-588-8

Sinopsis: 


Saya pernah tinggal selama 3 tahun di pedalaman. Saya pun pernah menuliskan banyak cerita pilu orang-orang terbuang saat masih bertugas di sana. Tapi saya belum pernah tahu bahwa di suatu tempat di sana, ada sebagian dari saudara kita yang rela menukar nyawa demi separuh harapan yang tak pasti. Adalah PRAST RESPATI ZENAR, seorang perekam jejak (saya katakan demikian), yang berada langsung di ladang konflik. Seorang yang berhasil menuliskan kembali asa-asa orang Indonesia di perbatasan Indonesia-Malaysia, sebuah ladang konflik yang nyata. Kita butuh jendela hati yang resah untuk merasakan pesan hikmah Tuhan yang tersirat dalam skenario hidup. Buku kumpulan cerpen “Dalam Dekapan Embun Ilalang” mencoba menerka rahasia-rahasia hikmah itu. Tidak sebatas cerita, tepatnya. Buku yang menggugah.  

(Panji Pratama, Guru Bahasa Indonesia SMUN Nagrak Sukabumi)


 

 ***

Ungkapan samudra petuah dari sang Cikgu menuntun kita pada kesucian hati. Mengkhayati apa makna hidup kita sebenarnya. Dengan penyampaian sederhana nan bijak dapat kita serap semua ilmu kebajikan meski hanya tersirat melalui sekilas kisah kehidupan. Tarian pena Cikgu yang membuatnya kian bernyawa. Saya, dia, dan kalian patut mendapatkan petuahnya. Good Job Cikgu Prast!” 
(Petra Shandi, Pegawai Swasta, Penulis novel “Cattelya”)



Pemesanan: LEUTIKAPRIO